Ini yang kami, dan situs mana pun, bisa tahu tentang kamu sebelum kamu ketik satu huruf pun. Itu tidak kami simpan.
di bawah ini kami cuma minta yang benar-benar perlu, dan kami jelaskan kenapa.
Collective Care di Era Data Colonialism
Merebut Kedaulatan Data Rakyat dari UU PDP sampai Perjanjian Dagang AS–Indonesia
Kami tidak meminta KTP atau identitas resmi. Kami percaya niat baik yang tergambar dari jawabanmu.
Data ini dipakai hanya untuk konfirmasi kehadiran dan fasilitasi diskusi. Dimusnahkan permanen 14 hari setelah acara secara otomatis dalam sistem. Disimpan di server kami sendiri di Indonesia, bukan Google atau Microsoft.
Kolom pertanyaan untuk narasumber dienkripsi di server sebelum disimpan, dan hanya dibuka saat disiapkan untuk sesi.
Kebijakan ini disusun mengikuti prinsip-prinsip UU PDP No. 27/2022, diperkuat dengan Penilaian Dampak Pelindungan Data (DPIA) dan Rekaman Aktivitas Pemrosesan (ROPA). Disusun bersama DataPrivacy.id ↗ — DPO as a Service & Audit Kepatuhan, oleh Certified Data Protection Officer (CDPO) bersertifikat BNSP.
Jagongan Hak Digital adalah ruang aman untuk belajar, berbagi, dan berjejaring, dibangun atas dasar inklusivitas, kesetaraan, dan penghormatan terhadap keberagaman.
Termasuk soal privasi sesama pengunjung: tidak mengambil foto individu yang memakai tanda tidak bersedia didokumentasikan.
Klik ikon kapan saja untuk cek info dan pengumuman terbaru, termasuk menjelang hari-H. Kami tidak meminta kontak pribadimu (WA, email, dsb) untuk ini.
Kamu terdaftar, —.
Sampai jumpa Minggu, 2 Agustus, 15.30 WIB di Lodji Paris. Pantau info terbaru di halaman ini dan Instagram @JagonganHakDigital.